Pengakuan Meng3jutkan Wanita yang Naik Motor Tanpa Bus4na
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Rosmiati alias Dona, wanita cantik asal Sukabumi yang bikin geger kendarai sepeda motor tanpa busana berikan pengakuannya. Dilaporkan Madrosid, Wartawan Tribun Pontianak (Tribunnews Network), Kepala Divisi Pengamanan Bandara Internasional Bandara, Zulbrito mengungkapkan beberapa hal terkait wanita yang nekat kendarai sepeda motor di area Bandara Supadio Pontianak tanpa busana.Aksi seorang perempuan yang nekat mengendarai sepeda motor tanpa busana memasuki wilayah Bandara Supadio Pontianak yang di unggah warga di media sosialDona menggunakan sepeda motor merek Yamaha Soul dengan nomor polisi KB 5925 Zulbrito menduga wanita tersebut gangguan psikis. "Kemungkinannya memang mengalami gangguan psikis, kasihan memang. Namun pihak polsek sudah mengupayakan terbaik," ujarnya.
Pasangan bukan suami istri digerebek saat tengah berduaan dalam kamar di Hotel La Rose, Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Muarojambi , Provinsi Jambi . Sang perempuan mengatakan, berselingkuh karena tak lagi bisa dipuaskan oleh suaminya. Keduanya digerebek personel Polda Jambi yang menggelar razia penyakit masyarakat pada hari Kamis (15/11) malam. Sang perempuan berinisial ID (5) warga Jerambah Bolong. Sementara si lelaki berinisial HO (40). ID yang sudah memunyai suami dan anak itu mengakui hanya berteman dengan HO. Namun, saat awak media Bertanya kenapa bersama lelaki yang bukan suaminya itu, ID mengakui berhubungan dengan suaminya sendiri tidak lagi mendapatkan kepuasan. “Saya tidak puas lagi dengan suami saya saat berhubungan,” sebutnya seperti diberitakan Serujambi —jaringan Suara.com ID juga mengakui sudah meminta izin sang suami untuk keluar rumah. Namun, ia mengakui hanya meminta izin untuk berjalan-jalan sendirian, bukan untuk berduaan dengan HO di ...
Tulisan dan foto yang diunggah akun Facebook Bayuangga Probolinggo , sempat membuat geger publik. Sebab, dalam tulisan yang diunggah hari Senin (13/4/2020) sore itu, pemilik akun meminta pertanggungjawaban oknum anggota Polres Probolinggo . Dia mengklaim, oknum polisi itu menipu seorang pria yang tidak diketahui identitasnya, dengan menjanjikan menjadi polisi sehingga lelaki itu rela berkali-kali disetubuhi. Berikut sebagian isi kalimat curhat yang diunggah ke dinding (Wall) FB dan salah satu grup Facebook. “Saya ingin minta bantuan saya sudah tidak kuat di ancam orang ini namanya Bpk. xxx bagian Sumda di polres probolinggo pernah menjanjikan saya akan menjadi seorang polisi dan mobil sehingga saya mau di ajak bersetubuh dengannya bukan 1 dan 2 kali sudah berkali kali tapi tdk ada janji yg masih belum di penuhi".
Memanfaatkan kepolosan anak tirinya, Edi Wartoyo (34) lantas membujuk korban untuk melakukan hubungan suami istri. Seperti dilansir SuryaMalang.com , Edi membujuk korban dengan iming-iming ponsel dan paket internet. Saat itu korban masih duduk di bangku kelas IX SMP atau pada tahun 2018. Oleh korban, permintaan ayah tirinya itu diindahkan, dan sejak saat itu keduanya sering melakukan hubungan badan tanpa sepengetahuan ibu korban. Cinta terlarang antara mereka pun akhirnya menyebabkan korban hamil. “Untuk mengelabui ibunya yang merupakan istri tersangka, korban tetap minta pembalut agar dikira tetap haid,” ujar Ipu Harun, PS Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polrestabes Surabaya. “Saat korban hamil, mereka masih (melakukan) hubungan suami istri. Akhirnya korban melahirkan secara sesar,” lanjut Iptu Harun.
Comments
Post a Comment